Vertical Garden Sebagai Alternatif Taman Minimalis

Posted on

Taman Minimalis. Memiliki sebuah rumah minimalis yang identik dengan lahan mini kadang menimbulkan sedikit permasalahan bagi Anda yang menginginkan hadirnya sebuah taman didalam area rumah Anda. Yup, permasalahan seperti ini memang merupakan masalah umum yang sering dihadapi oleh para pemilik rumah dengan desain minimalis, termasuk Anda. Oleh karena itu, pada artikel kali ini, kami akan mencoba memberikan sedikit tips tentang bagaimana membuat atau membangun sebuah taman minimalis di rumah Anda yang berlahan sempit.

OK, karena Anda masih terus membaca artikel ini, berarti Anda memiliki ketertarikan dengan tips kami kali ini. Begini tipsnya. Jika Anda memiliki rumah dengan tema minimalis, maka sebaiknya Anda jangan membangun taman dengan konsep horisontal atau mendatar, karena itu tentu saja akan menghabiskan lahan yang Anda miliki. Dan sebaliknya, Anda kami sarankan membangun taman secara vertical atau memanjang ke arah atas. Secara fungsi, taman vertical ini tidak berbeda dengan taman – taman konvensional yang sering Anda lihat. Taman ini juga berfungsi untuk memberikan kesan hijau, teduh, dan sebagai alat pengurai polusi di dalam dan sekitar rumah Anda. Perbedaan hanya terletak di dalam bentuknya saja, dimana kebanyakan taman bermodel horisontal/memanjang dan memakan banyak tempat, sedangkan tips dari kami adalah bermodel vertical/memanjang dari bawah ke atas, yang tentunya lebih menghemat luas lahan rumah Anda.

taman minimalis

Desain Taman Minimalis

Taman vertical atau taman minimalis ini memang merupakan salah satu alternatif bagi Anda yang ingin memiliki taman namun terkendala oleh minimnya lahan yang dimiliki. Konsep taman vertical ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli botani berkebangsaan Perancis pada tahun 1994. Dan kemudian mulai menyebar ke berbagai negara lain termasuk Indonesia. Hingga saat ini, konsep vertical garden ini, sudah banyak dipakai oleh para pengembang properti di Indonesia, terutama di kota – kota besar yang notabene sempit lahanya.

Baca Juga   Desain Rumah Minimalis

Berikut sedikit penjelasan tentang bagaimana dan bahan apa saja yang dibutuhkan saat Anda ingin membuat sebuah taman minimalis bermodel vertical di rumah Anda. Bahan utama dalam pembuatan vertical garden ini, sudah sangat mudah ditemui di Indonesia, dan harganya pun relatif terjangkau bagi semua kalangan. Beberapa bahan utama tersebut antara lain,

  • Bingkai bertingkat
  • Bingkai bergantung
  • Sistem modular
  • Sistem karpet ( tekstil maupun geotekstil )
  • Vertical Garden Module ( VGM )

VGM merupakan media yang paling bagus, namun harganya memang yang paling mahal dibandingkan media yang lain, oleh karena itu kami memberikan beberapa alternatif media diatas untuk menghemat budget Anda.

Tingkat kesulitan dan besarnya biaya dalam membuat sebuah taman minimalis bermodel vertical bergantung kepada media yang digunakan. Selain itu, media tanam juga merupakan hal yang harus Anda perhatikan, karena hal ini yang akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman di vertical garden Anda. Anda bisa menggunakan media tanam berupa cocopeat, tali ijuk, dan hanya sedikit saja yang menggunakan tanah, karena tanah akan sedikit membuat kotor rumah Anda. Dan yang terpenting, asupan zat hara terpenuhi, maka media tanam tidak harus seluruhnya dari tanah.

Selanjutnya kita akan memperbicangkan tentang jenis tanaman apa saja yang cocok untuk vertical garden Anda. Pada dasarnya, semua jenis tanaman cocok untuk vertical garden Anda. Namun ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini,

  • Pilihlah jenis tanaman tau tumbuhan yang memiliki bobot ringan atau tidak terlalu berat
  • Pilihlah tanaman atau tumbuhan yang memiliki kecepatan tumbuh lambat hingga sedang. Jangan memilih tanaman yang cepat tumbuh.
  • Hindari penggunaan tanaman merambat untuk vertical garden Anda.

Dari beberapa kriteria yang kami sebutkan diatas, berikut kami tuliskan juga beberapa jenis tanaman yang sesuai dengan kriteria tersebut.

  • Kuping Gajah (Anthurium crystalinum). Pilihlah jenis tanaman kuping gajah yang berdaun kecil.
  • Tanduk Rusa (Platycerium bifurcatum)
  • Lili Paris (Chlorophytum comosum). Tanaman ini memiliki daya tahan yang bagus terhadap paparan sinar matahari langsung namun tetap bisa tumbuh optimal di tempat yang terlindungi dari sinar matahari sekalipun.
  • Cryptanthus
  • Kucai. Bunga Kucai yang berwarna pucat ungu dan berbentuk bintang dengan enam kelopak bunga yang lebar.
  • Neoregelia.
  • Lipstik (Aeschynantus Radicans).
  • Kadaka (Asplenium sp). Anda bisa memnggunakan yang jenis daun tidak terlalu lebar.
  • Sirih Merah.
  • Singonium.
Baca Juga   denah rumah type 36/72 minimalis Modern dan Asri

Perawatan Taman Minimalis Modern

Itu tadi beberapa tanaman yang bisa Anda pilih sebagai pengisi vertical garden Anda. Sedangkan untuk perawatanya, yang terpenting adalah pengairanya. Sistem pengairan yang biasa digunakan untuk jenis taman ini adalah irigasi tetes ( drip irrigation ) dan sistem sprayer ( semprot embun ). Sedangkan untuk pemupukan, bisa Anda lakukan 1 atau 2 minggu sekali. Untuk menghindari adanya kemungkinan hama yang menyerang tanaman Anda, ada baiknya Anda memberikan pestisida saat sebelum tanaman tersebut Anda tanam. Sedangkan untuk asupan sinar matahari, sesuaikan dengan jenis tanaman Anda, jangan sampai tanaman Anda kelebihan atau kekurangan paparan sinar matahari langsung. Ada baiknya, jangan memaparkan tanaman Anda dengan sinar matahari langsung, untuk menghindari sun burn pada tanaman Anda.

Demikian sedikit tips dan ulasan tentang bagaimana membuat sebuah alternatif taman minimalis di rumah Anda. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk Anda semua.

1printtaman minimalis, desain taman minimalis, gambar taman minimalis, cara membuat vertical garden, taman dalam rumah, model taman minimalis, taman minimalis dalam rumah, tanaman vertical garden, tanaman vertikal garden, contoh taman minimalis

One thought on “Vertical Garden Sebagai Alternatif Taman Minimalis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *