Bagaimana memperkirakan biaya membangun rumah?

Posted on

Ini adalah pertanyaan yang kerap timbul di benak kita kalau kita punya rencana membangun sebuah rumah hunia baru. Tapi kebanyakan kita sebenarnya buta dalam hal hitung-hitungan budget untuk memulai mendirikan bangunan rumah dari awal. Dari mana kita harus mulai? Kalau melihat pengalaman banyak orang, biaya yang harus dikeluarkan kadang bisa duakali lebih banyak daripada yang direncanakan. Mengapa? Bisa jadi karena mereka tidak bisa merencanakan hitungan biaya bangunan, tidak tahu berapa harga material bangunan yang terkini, atau kedua-duanya.

Ada beberapa langkah yang bisa anda tempuh untuk memperkirakan budget / anggaran untuk membangun rumah impian anda:

  • Tanyakan atau konsultasikan pada arsitek atau pemborong yang bepengalaman di daerah anda. Mereka sudah tahu seluk-beluk membangun proyek seperti yang anda maksud, dari luas lahan, model bangunan, kualitas bahan yang anda mau dan juga kenaikan harga bangunan dan alternatifnya. Kemudian yang penting lagi adalah biaya tenaga kerja seperti tukang ahli, atau pembantu tukang biasanya bervariasi antar daerah yang berbeda.
  • Hitung luas bangunan yang anda rencanakan. Secara cepat seorang arsitek bisa menetukan biaya bangunan dengan mengitung luas bangunan dengan biaya per-meter perseginya yang berlaku saat itu. Kemudian ditambah biaya tersembunyi yang tidak masuk hitungan per-meternya.
  • Ketahui biaya tersenbunyi (hidden cost) yang kerap muncul tanpa disadari sebelumnya. Untuk biaya tertinggi per-meter persegi biasanya ada pada bangunan dapur dan kamar mandi. Juga yang berpengaruh adalah jumlah jendela tiap permukaan dinding, ventilasi dan pintu. Semuanya akan dipengaruhi bagaimana seorang arsitek rumah menyuguhkan karya terbaiknya dengan meminimalkan biaya material dan tenaga kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *